Begitu berat cobaan yang harus kuhadapi. Bagaimana tidak, kehilangan seorang anak yang belum lagi bisa kulihat rupanya, kubelai wajahnya, kucium pipinya. Air mata seolah tak habis menangisi kepergiannya, dan rasa bersalah menjalari seluruh pikiran dan hatiku.

Athaya Raisyauqi Azka, calon putra pertamaku. Dialah anugerah, dialah pemimpin. Yang kepadanya kuletakan seluruh cinta dan kasih yang belum pernah ku berikan kepada siapapun sebesar ini.

Malam itu, setiap tetesan darah dan sakit yang kurasa seolah memberi tahuku, ia akan pergi. Dokter memvonis “fetal death”, gerakannya tidak ada, jantungnya tidak berdetak, perkembangannya telah berhenti sejak 2 minggu yang lalu. Ya Allah, adakah berita yang lebih menyakitkan dari ini?

Hilang sudah anganku memiliki dia yang aku dambakan. Nak, mengapa engkau tinggalkan mama? Perjuangan yang kita lakukan sudah sejauh ini untukmu nak. Papa besok akan datang ingin menciummu seperti biasanya. Nak, maafkan mama, mama bukan ibu yang baik, baru 13 minggu kau dirahimku nak, tapi mama tidak bisa menjagamu dengan baik.

Tuhan, mengapa harus kau ambil malaikat kecilku? Aku berjanji menyayanginya, aku berjanji akan bekerja 2x lebih keras untuknya. Mengapa Engkau tak izinkan aku melihatnya lahir ke dunia ini dengan selamat?

Ah… Tuhan tahu apa yang terbaik bagi hambaNYA.

Kuyakin anakku sedang tersenyum dan terus tumbuh dengan gagah dan tampan. Bagaimanapun, Athaya tetap anugerah bagi mama dan papa. Terima kasih telah membuat hidup mama berharga karna kehadiranmu nak. Walau kini rasanya tujuan hidup mama jadi samar. Suatu hari nanti, Atha akan menggenggam tangan mama dan papa. Saat itu, mama tidak akan pernah melepaskanmu nak. Mama sangat mencintai kamu, Athaya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s