Warna Daging & Warna Cinta Manusia

Sumber : http://us.123rf.com/400wm/400/400/greggr/greggr1211/greggr121101044/16499435-fresh-meat-on-wood-with-sliced-pepper.jpg

Well, sekarang saya akan menulis tentang fakta unik chemical characteristic of meat dan filosofinya dalam kehidupan nyata kita semua. Sebenarnya, tulisan ini terinspirasi dari kuliah Karakteristik Bahan Pangan dari Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan atau yang biasa disingkat ITP, pada hari Selasa (7/3) kemarin.

Langsung saja yah…

Tahukah teman – teman mengapa daging yang baru dipotong atau dibelah memiliki warna merah yang cerah tapi bila didiamkan terlalu lama akan mulai mengalami perubahan warna,mulai dari kecoklatan kemudian menghitam? Yah, itu karena adanya kandungan zat yang bernama myoglobin, kalau pada manusia kita kenal dengan nama hemoglobin, sesuatu yang selalu diukur ketika teman – teman mengalami anemia.

Seperti hemoglobin, myoglobin terdiri dari protein bernama globin dan mineral logam ditengahnya yang bernama Fe atau zat besi. Nah, Fe ini memiliki sifat yang sangat reaktif, ibarat kata sangat agresif, terutama dalam mengikat oksigen, yah karena memang itu fungsi utamanya juga. Saat pertama kali Fe dan oksigen ini bereaksi, mereka akan membentuk komplek yang bernama oksimyoglobin dan menimbulkan warna merah cerah. Namun, ketika direaksikan terlalu lama dengan oksigen maka Fe akan mengalami oksidasi berlebihan dan berubah menjadi metmyoglobin yang selanjutnya akan membentuk warna dari kecoklatan menjadi kebiruan lalu menghitam. Lalu, apa hubungannya dengan filosofi kehidupan manusia? Kira – kira waktu pertama kali Fe dan oksigen itu bersentuhan saat daging dibelah dan menyentuh udara, itu mirip dengan saat pertama kali kita bertemu dengan pasangan, cem – ceman, gebetan atau apapun deh istilahnya. Pastinya saat itu rona merah diwajah kita masih sesegar warna myoglobin yang berikatan dengan oksigen. Tapi, semakin lama berhubungan maka senyum pertama yang dulu kita berikan saat bertemu kekasih akan luntur seperti warna daging yang semula merah menjadi hitam.

Diindustri pangan sendiri untuk menjaga kestabilan warna merah dari daging tersebut, maka pada produk olahan daging, seperti sosis, dilakukan penambahan NO (Nitrogen Oksida). Sama halnya yang harus kita lakukan untuk menjaga kestabilan hubungan kita dengan pasangan, hanya bisa dilakukan dengan NO alias Nikah Only! Dengan demikian, mudah – mudahan cinta kita dengan pasangan selalu merah cerah, jangan sampai berwarna gelap seperti daging yang mulai membusuk karena oksidasi.

Betapa banyak pelajaran hidup yang bisa kita ambil dari ilmu pengetahuan, science is reflection of human characteristics too.

Sumber : http://primetime.unrealitytv.co.uk/wp-content/uploads/2012/10/fresh-meat-1.jpg

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s