Diet pada penderita TBC (Tubercolosis)

Tubercolosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi mikrobakterium tubercolosis. Tuberkolosis dapat menyerang paru-paru, tulang dan persendian, otak dan selaput otak, namun yang paling sering diserang adalah paru-paru. Tuberkolosis merupakan penyakit menahun dengan gejala klinis yang tidak jelas. Penderita TBC umumnya mengalami lemas, anoreksia, dan berat badan menurun. TBC menyerang saat kekebalan tubuh seseorang sedang berkurang, misalnya setelah menderita campak, mengidap diabetes melitus, atau sebagai infeksi sekunder pada HIV/AIDS.

Tujuan diet pada penderita TBC adalah memberikan asupan makanan yang cukup untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan status gizi penderita.

Syarat dietnya :

  1. Energi yang diberikan lebih tinggi dari normal dengan faktor injuri 1,3-1,4.
  2. Protein diberikan dengan rasio kalori : nitrogen 150 : 1, atau minimal 15% dari total kebutuhan energi sehari.
  3. Lemak diberikan 30% dari total kebutuhan energi sehari.
  4. Makanan diberikan dalam bentuk lunak atau biasa tergantung daya terima penderita, mudah dicerna dan frekuensinya sering.
  5. Waktu pemberian obat ditentukan oleh jenis obat yang diberikan.
  6. Cukup cairan dan zat gizi lain.
  7. Umumnya penderita memerlukan tambahan suplemen dan vitamin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s