Jerit Hati

Tersesat…
Tersesat…
Dan aku tak tahu arah…
Menyepi…
Sendiri…
Dan aku tak ingin mendengar suara.
Menangis…
Merintih…
Seolah semua salahku.
Dan aku merasa kau mulai tak peduli.
Saat kukatakan cinta dan tak kudengar jawabnya.
Ketika kau lebih mendengarnya yang sakit dan rapuh tanpa memikirkan hal yang sama juga terjadi padaku.
Egois…
Egois…
Yah, itulah aku.
Lepaskanlah aku dan biarkan aku menari indah bersama kebebasan agar tak perlu lagi kau simpan semua marahmu padaku.
Cinta dan kasih sayang seolah jadi harapan palsu.
Pergi…
Biarkan aku pergi, menangis sendiri atas luka dan kesalahanku…
Tak ada guna kuberdiri di sampingmu bila kau acuhkan aku.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s