Jejak-Jejak Laskar Pangan

Image

Tergerak akan kepedulian terhadap masalah gizi dan keamanan pangan anak usia sekolah, MWA Training & Consulting mengadakan program “Internalisasi Gerakan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) dalam Kurikulum dan Pengembangan Kantin/Warung Pangan Beragam, Bergizi, Berimbang (3B) dan Aman” di SMP Negeri 4 Bogor pada hari Sabtu, 25 Febuari 2012. Program ini meliputi penyuluhan tentang makanan yang aman dikonsumsi, pendampingan dan penilaian status gizi bekal makanan yang dibawa para siswa, serta sertifikasi kepada para siswa, pedagang dan sekolah yang telah mengikuti program ini dan mengaplikasikan standar kantin sehat 3B (Beragam, Bergizi, Berimbang) dan Aman. Program ini dirancang secara  mandiri oleh MWA Training & Consulting, yang diketuai oleh Marina Noor Prathivi, bekerja sama dengan Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan 60 mahasiswa IPB, yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Ilmu Gizi (HIMAGIZI), Himpunan Mahasiswa Produksi Ternak (HIMAPROTER), Himpunan Mahasiswa Ilmu dan Teknologi Pangan (HIMITEPA), dan Himpunan Mahasiswa Peduli Pangan Indonesia (HMPPI).

Penyuluhan dilakukan dengan bantuan spanduk – spanduk untuk mempermudah visualisasi tentang porsi makanan yang tepat, pendampingan dan penilaian status gizi bekal oleh para mahasiswa terhadap bekal makan siang yang dibawa siswa di kelas – kelas, serta penyampaian materi Pangan Beragam, Bergizi, dan Berimbang (3B) yang dilakukan secara interaktif dihadapan siswa – siswi SMP Negeri 4 Bogor oleh Dr. Ir. Yayuk Farida Baliwati, MS selaku dosen Departemen Gizi Masyarakat IPB dan materi tentang keamanan pangan yang disampaikan oleh Galih Nugroho, S.TP, dari Komunitas Pangan dan Safety Foundation. Turut hadir dalam acara ini sebagai pengamat dan perwakilan sekaligus Kepala Pusat Penganekaragaman Konsumsi & Keamanan Pangan Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian RI, Ir. Gayatri Karyawati Rana, dan perwakilan dari Dinas Pendidikan Kota Bogor, bapak Kadiyo. Ini merupakan program penyuluhan pertama di Indonesia yang diadakan di SMP dan diharapkan menjadi pelopor lahirnya program – program serupa di SMP – SMP lain se-Indonesia.

Dalam penyuluhan ini, juga dikampanyekan makan makanan yang “Beragam, Bergizi, dan Berimbang (3B)” untuk mengganti slogan “4 Sehat 5 Sempurna” yang dirasa kurang cocok lagi dengan perkembangan kondisi gizi Indonesia. Berbeda dengan “4 Sehat 5 Sempurna”, “Beragam, Bergizi, dan Berimbang (3B)” lebih menekankan pada pemorsian makanan sehingga asupan makanan bisa disesuaikan dengan umur dan berat badan agar tidak terjadi lagi kasus obesitas maupun gizi kurang di lingkungan sekolah. Selain itu, makanan yang dikonsumsi harus bebas dari 3 macam cemaran, yaitu cemaran fisik, cemaran kimia, dan cemaran mikroba patogen, untuk memenuhi standar keamanan makanan. Program ini juga mengajak para pedagang makanan di kantin sekolah untuk ikut bertanggung jawab dalam mengatasi masalah keamanan pangan di kalangan anak usia sekolah dengan menerapkan sanitasi pengolahan pangan yang baik.

Menurut Direktur MWA Training and Consulting, Marina Noor Prathivi, S.TP, program ini sengaja ditujukan ke SMP Negeri 4 Bogor untuk membidik siswa-siswi SMP yang dirasa sudah memiliki kemampuan komunikasi yang baik di lingkungannya sehingga bisa menyampaikan tentang makanan yang beragam, bergizi, berimbang dan aman kepada orang tua maupun teman sepermainan di lingkungannya. Anak – anak ini kelak diharapkan menjadi Laskar Pangan yang dapat meneruskan misi untuk mengembangkan pangan lokal yang bergizi dan aman di masa depan.

Mahasiswa – mahasiswa yang terlibat dalam program ini, juga sempat dilantik menjadi Laskar Pangan Indonesia. Koordinator gerakan mahasiswa dalam program Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP), Imam Faqih, berharap teman – teman mahasiswa juga semakin banyak yang ikut terlibat dalam program ini dan semakin peduli dengan kondisi lingkungan di sekitarnya, sehingga ilmu – ilmu yang diterima selama kuliah bisa langsung diaplikasikan kemasyarakat. Harapan senada juga diungkapkan oleh Kepala Pusat Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian RI, Ir. Gayatri Karyawati Rana, agar program ini dapat terus berkesinambungan. (tina)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s